Inti dari penelitian geometri adalah mengubah 'hubungan posisional yang intuitif' menjadi 'hubungan kuantitatif yang akurat'. Pelajaran ini bertujuan untuk menentukan hubungan kuantitatif antara garis dan lingkaran, serta antara dua lingkaran, dengan membangun hubungan aljabar antara jarak pusat lingkaran (d) dan jari-jari (r). Ini merupakan dasar logis bagi pembelajaran sifat garis singgung selanjutnya.
Hukum Transformasi Gabungan Bilangan dan Bentuk
Standar satu-satunya untuk menentukan hubungan antara garis $l$ dan lingkaran $\odot O$ adalah perbandingan antara jarak dari pusat lingkaran ke garis ($d$) dan jari-jari ($r$):
- Berpotongan: $d < r$ $\iff$ 2 titik persekutuan (garis disebut tali busur)
- Menyinggung: $d = r$ $\iff$ 1 titik persekutuan (garis disebut garis singgung)
- Tidak Berpotongan: $d > r$ $\iff$ 0 titik persekutuan
Lima Kemungkinan Hubungan Antara Dua Lingkaran
判定圆与圆关系时,标准是圆心距 $d$ 与两圆半径 $r_1, r_2$ 的和差关系:
Rumus Inti
Terpisah Luar: $d > r_1 + r_2$
Bersinggungan Luar: $d = r_1 + r_2$
Berpotongan: $r_1 - r_2 < d < r_1 + r_2$ ($r_1 \ge r_2$)
Bersinggungan Dalam: $d = r_1 - r_2$ ($r_1 > r_2$)
Salah Satu di Dalam: $d < r_1 - r_2$ ($r_1 > r_2$)
🎯 Aturan Inti
Definisi geometris dari hubungan posisi pada dasarnya mencerminkan jumlah solusi dari sistem persamaan. Pemahaman mendalam terhadap keadaan kritis 'menyinggung' ($d=r$ atau $d=r_1 \pm r_2$) merupakan titik balik logis dalam perubahan hubungan posisi dari 'tidak berpotongan' menjadi 'berpotongan'.